Tampilkan postingan dengan label Main Article. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Main Article. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Maret 2010

Straight Edge: Udara Segar di Bawah Tanah

Oleh:
Omar Azis

I'm a person just like you

But I've got better things to do
Then sit around and fuck my head
Hang out with the living dead
Snort white shit up my nose
Pass out at the shows
I don't even think about speed
That's something I just don't need
I've got the straight edge


(Minor Threat – Straight Edge)



Sesuai dengan isi dari lirik yang menolak alkohol dan obat-obatan terlarang, pergerakan dan gaya hidup baru ini secara umum menekankan penolakan terhadap penggunaan zat adiktif bagi para penganutnya dan mengkampanyekan hidup sehat. Pergerakan ini dikenal dengan nama Straight Edge – yang biasa dituliskan dengan sXe atau xXx - sesuai dengan judul lagu tersebut.

Para penganut gaya hidup ini mempunyai semacam simbol yang menjadi perlambang identitas mereka diantara komunitas Punk lainnya. Simbol yang paling dikenal diantaranya adalah huruf “X” besar dan “xXx”. Simbol ini

Sabtu, 27 Maret 2010

Dangdut-Reggae: Musik Kompromi dan Suara Minoritas

Oleh:
Berto Tukan

Musik adalah penyembuh jiwa. Begitu Pythagoras pernah berujar. Apalagi di zaman bergegas ini. Ketika kerja di tanah kapitalis menyedot begitu banyak waktu bersantai manusia, musik sebagai salah satu hiburan dan wilayah pemanja sukma terasa begitu penting. Kenyataan mencandrakan begitu mendalamnya musik (selanjutnya dibaca: musik pop) masuk ke kehidupan manusia.

Sejarah telah mencatat begitu panjang jalan yang ditempuh musik sejak masa prasejarah hingga “zaman MySpace” ini. Begitu banyak genre musik terus berkembang, terus mewarnai keseharian manusia. Dalam keriuhan itu pulalah, dangdut dan reggae lahir serta berkembang di jalannya.


Melawan Westernisasi